Warga Keluhkan Akses Jalan Pelabuhan Kalianget–Talango Yang Rusak Parah

Avatar of Okaranews.id
Foto Kondisi Jalan Pelabuhan Kalianget - Talango(Doc.Okaranews.id)

Sumenep Okaranews.id Kondisi akses jalan penghubung dari Pelabuhan Kalianget menuju Talango Kabupaten Sumenep Jawa Timur kian memprihatinkan. Jalan yang menjadi jalur vital bagi masyarakat pesisir tersebut tampak rusak berat, dipenuhi lubang besar yang digenangi air, sehingga mengganggu kenyamanan sekaligus membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan tersebar di hampir seluruh ruas jalan menuju area pelabuhan. Aspal yang mengelupas, permukaan jalan yang tidak rata, serta genangan air yang menutupi lubang membuat pengendara kesulitan memperkirakan kondisi jalan yang sebenarnya. Hal ini semakin berisiko, terutama bagi pengendara roda dua yang rentan terjatuh.

Di beberapa titik, kendaraan harus melaju sangat pelan bahkan bergantian untuk menghindari lubang yang cukup dalam. Tak jarang pula terlihat pengendara yang memilih berhenti sejenak untuk mencari jalur paling aman sebelum melintas. Situasi ini menyebabkan antrean kendaraan, terlebih pada jam-jam sibuk saat aktivitas penyeberangan berlangsung.

Akses jalan ini merupakan penghubung utama antara wilayah daratan di Kalianget dengan kawasan kepulauan Talango. Setiap hari, ratusan warga, pedagang, hingga pelaku usaha kecil bergantung pada jalur ini untuk melakukan aktivitas ekonomi, termasuk distribusi bahan pokok, hasil laut, serta kebutuhan sehari-hari lainnya.

Sejumlah warga mengaku kondisi jalan yang rusak telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan signifikan dari pihak terkait. “Sudah lama seperti ini, tapi belum ada perbaikan yang benar-benar menyeluruh. Kalau hujan, lubangnya tertutup air, sangat berbahaya,” ungkap seorang warga yang kerap melintas di jalur tersebut.

Selain mengancam keselamatan, kerusakan jalan juga berdampak langsung pada sektor ekonomi masyarakat. Biaya transportasi menjadi lebih tinggi karena kendaraan harus melaju lebih lambat dan berisiko mengalami kerusakan. Para pedagang pun mengeluhkan keterlambatan distribusi barang akibat kondisi jalan yang tidak mendukung.

Tak hanya itu, akses menuju pelabuhan yang buruk juga berpotensi menghambat layanan publik, termasuk mobilitas warga yang hendak berobat, bekerja, maupun mengurus keperluan administrasi ke daratan utama. Dalam kondisi darurat, keterlambatan akibat akses jalan rusak bisa berakibat fatal.

Masyarakat berharap pemerintah kabupaten Sumenep segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan total, bukan sekadar tambal sulam yang bersifat sementara. Mengingat pentingnya jalur ini sebagai penghubung utama wilayah kepulauan, perbaikan infrastruktur dinilai sebagai kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.

Warga juga mendorong adanya perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir dan kepulauan, agar tidak terus tertinggal dibandingkan wilayah perkotaan. Perbaikan akses jalan Pelabuhan Kalianget–Talango diharapkan menjadi prioritas demi menunjang keselamatan, kelancaran aktivitas, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

*****

Penulis: Tim Redaksi Editor: Tim editor

Tinggalkan Balasan