Bupati Fauzi Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tegaskan Rotasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi

Foto Bupati Sumenep Saat Melantik Pejabat Administrator dan Pengawas Pemerintah Kabupaten Sumenep(Doc.OkaraNews.id)

Sumenep OkaraNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat administrator serta pejabat pengawas. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Pelantikan yang dipimpin langsung Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan kebutuhan organisasi yang dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja, kompetensi, dan tuntutan penguatan birokrasi, bukan sekadar pergantian posisi.

Dalam arahannya,Bupati Fauzi menegaskan bahwa setiap pejabat yang memperoleh amanah baru harus mampu menunjukkan dedikasi, integritas, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

“Rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi. Ini merupakan bagian dari penguatan organisasi agar roda pemerintahan semakin efektif dan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan aparatur yang adaptif, profesional, dan mampu bekerja secara kolaboratif untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami tugas pokok dan fungsi, serta membangun sinergi dengan seluruh jajaran di organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.

Fauzi juga mengingatkan bahwa seorang aparatur sipil negara (ASN) harus siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi. Loyalitas, kata dia, bukan kepada jabatan, melainkan kepada institusi dan kepentingan masyarakat.

“Seorang ASN harus memiliki kesiapan ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi. Yang terpenting adalah memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata. Karena itu, para pejabat diminta segera melakukan konsolidasi internal agar program pembangunan berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga menyoroti meningkatnya ekspektasi publik terhadap kualitas pelayanan pemerintah. Menurutnya, masyarakat kini semakin kritis dalam menilai setiap kebijakan maupun pelayanan yang diberikan oleh birokrasi.

Publik sekarang semakin kritis. Karena itu, setiap keputusan dan tindakan pejabat harus bisa dipertanggungjawabkan serta benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” tandasnya.

Mengakhiri arahannya, Bupati Fauzi mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjaga profesionalisme, memperkuat integritas, dan membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Sumenep.

*****

Tinggalkan Balasan