Bangkalan, OkaraNews.id – Sebuah video berdurasi 33 detik yang beredar luas di sejumlah grup WhatsApp mendadak menyita perhatian publik. Video tersebut menampilkan kolase foto dan potongan kebersamaan almarhumah Ruly Yunis Setiawati (50), Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan, bersama seorang pria yang hingga kini masih menjadi tanda tanya.
Dalam video yang viral sejak Minggu (28/6/2026) sore itu, terlihat sosok pria berkacamata mengenakan kaos biru dengan garis merah putih mencolok di bagian dada. Ciri-ciri tersebut langsung memicu spekulasi publik yang mengaitkannya dengan kasus meninggalnya Ruly di Bandara Juanda.
Kuasa hukum keluarga almarhumah, Risang Bima Wijaya, mengakui adanya kemiripan antara sosok dalam video dengan ciri-ciri yang beredar. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin gegabah dalam menarik kesimpulan.
“Secara pribadi ada beberapa kecocokan, mulai dari rambut, kacamata hingga pakaian. Tapi kami tidak bisa menyatakan bahwa pria tersebut adalah pelaku sebelum ada penetapan resmi dari penyidik,” ujar Risang kepada awak media.
Ia juga membenarkan bahwa sosok perempuan dalam video tersebut adalah almarhumah Ruly. Berdasarkan informasi yang diterimanya, video itu diunggah melalui ponsel milik korban, yakni Oppo A9, pada 19 Juni 2026 dengan lokasi yang terdeteksi di kawasan Alun-alun Kota Batu.
Meski begitu, hingga saat ini ponsel korban masih berada di tangan penyidik untuk kepentingan pendalaman lebih lanjut. Pihak keluarga pun menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus kepada aparat penegak hukum.
Di tengah derasnya arus informasi dan spekulasi di media sosial, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru menyimpulkan atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Pasalnya, potongan video yang beredar belum tentu merepresentasikan keseluruhan fakta yang sedang diusut oleh pihak berwenang.
Kasus ini sendiri masih dalam tahap penyelidikan, dan publik kini menanti langkah lanjutan dari aparat guna mengungkap secara terang benderang penyebab kematian pejabat perempuan tersebut.
