SUMENEP, OkaraNews.id – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kegiatan pembibitan tembakau varietas lokal Prancak 95 di salah satu lokasi pembibitan di Ambunten Barat Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep Jawa Timur
Kegiatan monitoring tersebut bertujuan memastikan proses pembibitan berjalan sesuai standar teknis sehingga menghasilkan bibit unggul yang siap ditanam oleh para petani pada musim tanam tahun ini. Varietas Prancak 95 merupakan salah satu varietas lokal andalan Kabupaten Sumenep yang dikenal memiliki kualitas dan nilai ekonomi tinggi.
Dalam monev tersebut, Chainur Rasyid meninjau langsung kondisi persemaian, pertumbuhan bibit, hingga kesiapan lahan pembibitan. Ia juga berdialog dengan petani dan petugas lapangan untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembibitan.
“Monitoring ini dilakukan agar kualitas bibit tetap terjaga. Bibit yang sehat dan unggul menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan produktivitas serta mutu tembakau Sumenep,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui DKPP berkomitmen terus memberikan pendampingan kepada petani, mulai dari proses pembibitan, budidaya, hingga masa panen. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mempertahankan kualitas tembakau lokal yang selama ini menjadi komoditas unggulan daerah.
Selain memastikan kesiapan bibit, kegiatan monev juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi terhadap pelaksanaan program pembinaan petani agar bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani tembakau.
Melalui monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkala, DKPP Sumenep berharap pembibitan tembakau Prancak 95 varietas lokal dapat menghasilkan bibit berkualitas, sehingga mampu mendukung peningkatan produksi sekaligus menjaga reputasi tembakau Sumenep di pasar nasional.

