Memperkuat Ukhuwah, Mengakselerasi Program: PCM Kalianget dan PCM Kota Sumenep Pererat Sinergi

Avatar of Okaranews.id
Foto bersama Pengurus PCM Kota dan Pengurus PCM Kalianget (Doc.Okaranews.id)

Sumenep Okaranews.id Upaya memperkuat soliditas organisasi dan sinergi gerakan terus dilakukan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kalianget melaksanakan kunjungan silaturahim ke PCM Kota Sumenep yang bertempat di Sekretariat PCM Kota Sumenep.

Kegiatan ini merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya PCM Kota Sumenep melakukan silaturahim ke PCM Kalianget. Momentum ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat cabang sekaligus mempererat hubungan kelembagaan.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai jalannya kegiatan. Semangat ukhuwah Islamiyah begitu terasa, mencerminkan kuatnya ikatan antar kader dalam lingkungan Persyarikatan. Acara dipimpin langsung oleh Ketua PCM Kota Sumenep, H. Mardi Kusdani, bersama Ketua PCM Kalianget, Drs. H. Moh. Ridwan, serta Sekretaris PCM Kota Sumenep, Ahmad Riadi, S.Pd., M.H. Dalam sambutannya, H. Mardi Kusdani menegaskan bahwa silaturahim bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan bagian penting dari strategi gerakan.

“Silaturahim ini bukan hanya ajang bertemu, tetapi momentum untuk menyatukan visi, memperkuat langkah, dan membangun sinergi program yang berkelanjutan demi kemajuan Persyarikatan dan kemaslahatan umat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua PCM Kalianget, Drs. H. Moh. Ridwan, menekankan pentingnya kolaborasi antar cabang dalam menghadapi tantangan dakwah di era modern.

“Sinergitas antar cabang adalah kunci. Dengan saling berbagi pengalaman dan memperkuat peran masing-masing, dakwah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris PCM Kota Sumenep, Ahmad Riadi, menyoroti pentingnya penguatan sistem organisasi, khususnya dalam aspek perkaderan dan distribusi kader.

“Langkah konkret diperlukan untuk mengintegrasikan program, memperkuat sistem perkaderan, serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing cabang agar gerakan tetap eksis dan istiqamah,” jelasnya.

Dari sisi lain, Sekretaris PCM Kalianget, Ust. Arif, mengangkat pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah di era digital.

“Di era sekarang, dakwah tidak cukup dilakukan secara konvensional. Perlu strategi digital yang efektif agar jangkauan dakwah semakin luas dan mampu menjawab perkembangan zaman,” tuturnya.

Dalam forum diskusi, berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan. Di antaranya penguatan sinergi lintas bidang melalui pertukaran khatib, imam, dan dai, penguatan sistem perkaderan yang berkelanjutan, serta kolaborasi pada sektor sosial, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Selain itu, peserta juga menekankan pentingnya memakmurkan dan dimakmurkan masjid Muhammadiyah sebagai pusat ibadah sekaligus pusat aktivitas sosial dan pemberdayaan umat. Masjid diharapkan mampu bertransformasi menjadi ruang yang aktif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Pertemuan ini juga menghasilkan gagasan terkait distribusi kader secara proporsional sebagai langkah menjaga keberlangsungan gerakan di masing-masing wilayah. Dorongan kepada kader untuk melanjutkan pendidikan di lembaga Muhammadiyah di Kota Sumenep menjadi bagian dari penguatan basis ideologis dan intelektual kader.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan ramah tamah dalam suasana penuh keakraban. Hidangan nasi rawon khas yang disiapkan oleh ibu-ibu jamaah Masjid Mujahidin Modern Islamic Center turut menambah kehangatan kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun keselarasan visi, penguatan kapasitas kelembagaan, serta lahirnya program-program kolaboratif yang berkelanjutan. Sinergi antar cabang ini menjadi langkah nyata menuju gerakan Muhammadiyah yang lebih integratif, adaptif, dan berkemajuan.

*****

Tinggalkan Balasan