Berita  

Heboh 🔥🔥! Penemuan Sabu di Laut Masalembu Diduga Lebih dari 35 Kg, Politisi NasDem ini Desak Investigasi Mendalam oleh TNI, Polri, dan BNN

Foto : Anggota DPRD Sumenep fraksi Nasdem, Ahmad Juhairi, S.IP, M.Phil. (Dapil VII).

Masalembu, OkaraNews.id,-  Penemuan mengejutkan menggemparkan warga Masalembu setelah paket-paket diduga narkotika jenis sabu ditemukan terapung di laut wilayah tersebut. Dalam foto-foto yang beredar, terlihat sejumlah masyarakat dan aparat tengah mengamankan paket sabu yang disimpan dalam drum berkarat besar, memunculkan pertanyaan serius tentang jumlah sebenarnya dari barang haram tersebut.

Ahmad Juhairi, Anggota DPRD Sumenep dari dapil VII, yang juga merupakan tokoh aktif dalam pengawasan sosial, mendesak tim gabungan dari TNI, Kepolisian, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan investigasi mendalam dan menyeluruh. Menurutnya, ada indikasi kuat bahwa jumlah sabu yang ditemukan melebihi 35 kilogram, sebagaimana diberitakan sebelumnya.

“Kalau kita lihat dari ukuran dan kapasitas wadah penyimpanan yang digunakan, sangat mungkin jumlah sabu yang ditemukan jauh lebih besar dari 35 kilogram. Ini harus diselidiki secara serius dan transparan,” tegasnya.

Beliau juga menyerukan agar tim gabungan meminta keterangan langsung kepada warga yang pertama kali menemukan paket tersebut, guna mengungkap kronologi secara utuh dan memastikan tidak ada bagian dari temuan yang disembunyikan atau sudah berpindah tangan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penyelidikan ini bukan hanya soal jumlah, tapi juga soal mencegah peredaran narkotika lebih luas di tengah masyarakat. Jika ternyata sebagian dari paket sabu tersebut telah diamankan oleh oknum tertentu dan berpotensi dijual, maka ini menjadi ancaman serius bagi keamanan dan moralitas masyarakat Masalembu.

“Aparat Penegak Hukum harus bertindak tegas dan profesional. Jika terbukti ada pihak yang menyalahgunakan atau menyembunyikan sebagian dari temuan itu, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Penemuan ini menambah daftar panjang kasus penyelundupan narkotika melalui jalur laut yang mulai mengkhawatirkan. Masalembu sebagai wilayah kepulauan dengan lalu lintas laut yang tinggi, disebut menjadi titik rawan yang harus lebih diperhatikan oleh aparat dan pemerintah.


Catatan Redaksi: Tim investigasi kami akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan informasi tambahan demi terciptanya pengungkapan kasus yang adil dan transparan.

Tinggalkan Balasan