Silaturahim Kebangsaan PKS dan Muhammadiyah, Dorong Kolaborasi Politik–Keumatan

Avatar of Okaranews.id
Foto Para Pengurus DPD PKS Sumenep Dan PD Muhammadiyah Sumenep Saat Dialog Berlangsung(Doc.Okaranews.id)

Sumenep Okaranews.id Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sumenep menggelar agenda Silaturahim Kebangsaan bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumenep.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara partai politik dan organisasi kemasyarakatan (ormas) guna memperkuat sinergi dalam pembangunan sosial, keagamaan, dan kebangsaan di Kabupaten Sumenep.

Silaturahim Kebangsaan tersebut merupakan bagian dari program Bidang Pembinaan Umat dan Kerukunan Beragama (BPUKB) DPD PKS Sumenep, yang secara berkelanjutan mendorong komunikasi lintas ormas dan tokoh keumatan.

Rombongan DPD PKS Sumenep dipimpin langsung oleh Ketua DPD PKS Sumenep, Rimbun Hidayat, didampingi jajaran pengurus daerah. Turut hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari PKS, yakni Wiwid Harjo Yudanto, SE dan Syamsul Bahri.

Ketua PDM Sumenep, Dr. Zein, mengapresiasi kehadiran PKS dalam ruang silaturahim yang membawa pesan kebangsaan. Menurutnya, kolaborasi antara ormas dan partai politik merupakan fondasi penting dalam proses demokratisasi dan penguatan masyarakat sipil.

“Silaturahim ini menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan, memperkuat komunikasi, serta menjalin sinergi antara ormas dan politik sehingga menjadi energi positif bagi pembangunan umat, khususnya di Kabupaten Sumenep,” ujar Dr. Zein.

Sementara itu, Rimbun Hidayat menegaskan komitmen PKS untuk terus bersinergi dengan berbagai elemen strategis di daerah, termasuk ormas keagamaan yang memiliki kontribusi besar dalam bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat.

“PKS akan terus membuka ruang kerja sama dengan seluruh pihak untuk mengokohkan diri sebagai partai yang membawa rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin). Dalam konteks kebangsaan, sinergi ini penting agar aspirasi umat tersalurkan dan pembangunan daerah berjalan lebih baik,” jelasnya.

Menurut Rimbun, Muhammadiyah tidak hanya berperan dalam dakwah dan pendidikan, tetapi juga memiliki kontribusi historis dalam melahirkan gagasan-gagasan kebangsaan. Karena itu, silaturahim ini dinilai sejalan dengan semangat PKS dalam memperkuat kolaborasi politik–keumatan yang konstruktif.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keseriusan. Setelah sesi sambutan, digelar dialog terbuka antara jajaran Muhammadiyah dan anggota legislatif PKS mengenai isu-isu strategis daerah, mulai dari penguatan pendidikan Islam, pembangunan sumber daya manusia, hingga peran legislatif dalam perumusan kebijakan publik.

Muhammadiyah memandang politik sebagai bagian dari ikhtiar kebangsaan yang dapat disinergikan dengan kerja-kerja keumatan, selama tetap berada dalam bingkai nilai, etika, dan kemaslahatan publik. Di sisi lain, PKS menilai ormas keagamaan sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial, moral, dan budaya masyarakat.

Silaturahim Kebangsaan ini ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus melanjutkan komunikasi produktif. Kerja sama strategis antara ormas dan partai politik diharapkan mampu mendorong akselerasi pembangunan daerah yang lebih berkeadaban, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan umat.

*****

Tinggalkan Balasan