SUMENEP, OkaraNews.id – Dukungan kepada petani tembakau Sumenep kembali datang dari organisasi kepemudaan. Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Lenteng menegaskan komitmennya dalam mengawal penetapan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) 2025 yang baru saja dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Ketua PAC Ansor Lenteng, Musyfiqurrahman, mengaku bersyukur atas langkah sigap pemerintah daerah menetapkan TIHT lebih awal. Ia menyebut keputusan ini menjadi kabar baik yang akan menjadi patokan harga di seluruh tingkatan.
“Ini memang sudah kami kawal sejak bulan kemarin agar harga tembakau paling tidak dipertahankan, kalau bisa naik, karena cukai rokok terus naik,” ungkapnya, Rabu (13/8/2025).
Menurut Musyfiqurrahman, perjuangan menjaga harga tembakau bukan hanya demi angka di pasar, tetapi demi keberlangsungan hidup ribuan keluarga petani yang menggantungkan hidup pada komoditas ini. Ia berharap kebijakan tersebut benar-benar berjalan di lapangan dan tidak sekadar formalitas.
“Harapannya, kebijakan ini benar-benar diterapkan di lapangan dan menguntungkan petani,” tegasnya.
Sebagai informasi, TIHT 2025 di Sumenep ditetapkan dengan rincian: Tembakau Gunung Rp 67.929/kg, Tembakau Tegal Rp 63.117/kg, dan Tembakau Sawah Rp 46.142/kg. Penetapan harga ini dilakukan setelah rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, perwakilan petani, dan pelaku usaha pertembakauan.
Dengan sikap konsisten yang telah ditunjukkan, PAC Ansor Lenteng memastikan tetap berada di garda terdepan mengawal harga tembakau agar petani Sumenep terlindungi dari permainan harga dan dapat menikmati hasil jerih payah mereka secara layak.










