Pamekasan Okaranews.id — SMA Puncak Darussalam kembali mengadakan kegiatan yang inspiratif dan edukatif bagi para siswanya. Pada Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di Aula SMA Puncak Darussalam, dilaksanakan Sosialisasi Kampus Imam Syafi’i, Hadramaut, Yaman. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh jajaran guru dan siswa SMA Puncak Darussalam, serta perwakilan dari mahasiswa Universitas Imam Syafi’i, Hadramaut, Yaman.
Acara dibuka secara resmi oleh Waka Kesiswaan SMA Puncak Darussalam, Ustadz Abd. Wahed, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan sosialisasi seperti ini untuk memperluas wawasan siswa mengenai peluang pendidikan tinggi di Timur Tengah, khususnya di Yaman.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sosialisasi yang dipandu oleh perwakilan mahasiswa Universitas Imam Syafi’i. Dalam pemaparannya, mereka memperkenalkan sosok Rektor sekaligus pendiri Universitas Imam Syafi’i, mulai dari latar belakang pendidikan, guru-guru, serta sanad keilmuan yang beliau miliki. Selain itu, para mahasiswa juga menjelaskan secara rinci tentang profil kampus, program studi yang tersedia, hingga peluang beasiswa yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa juga memberikan pesan penting kepada peserta untuk selektif dalam memilih kampus di Yaman, terutama dalam hal kesamaan i’tiqod (keyakinan) dan pemahaman agama. Mereka menegaskan bahwa Universitas Imam Syafi’i Hadramaut berpegang teguh pada i’tiqod Ahlussunnah wal Jama’ah, sehingga menjadi pilihan yang tepat bagi para pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan dengan dasar keilmuan yang kuat dan sanad yang jelas.
Sosialisasi ini mendapatkan antusiasme tinggi dari para siswa, mengingat banyak siswa SMA Puncak Darussalam yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah, serta adanya sejumlah alumni SMA Puncak Darussalam yang kini tengah menempuh studi di Yaman.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai pendidikan di Yaman, khususnya di Universitas Imam Syafi’i, serta termotivasi untuk terus menimba ilmu dan melanjutkan perjuangan para alumni yang telah lebih dulu berangkat ke sana.
*****
