Soroti Keadilan DBH, Asmuni Desak Pemerintah Perhatikan Migas Onshore Kangean

Foto Asmuni Toko Muda Sumenep(Doc.Okaranews.id)

Sumenep Okaranews.id – Harapan baru bagi masyarakat Kepulauan Kangean mulai muncul terkait pengelolaan potensi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah tersebut. Asmuni, aktivis dan pemerhati kebijakan energi daerah, menegaskan bahwa masa depan migas Kangean tidak hanya bertumpu pada eksplorasi lepas pantai (offshore), tetapi juga pada potensi besar di wilayah daratan (onshore).

Menurut Asmuni, pengembangan migas di wilayah darat Kangean dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih nyata bagi daerah. Pasalnya, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, daerah penghasil memiliki hak atas Dana Bagi Hasil (DBH) migas yang lebih signifikan dari hasil pengeboran onshore dibandingkan dengan offshore.

“Kalau pengeboran dilakukan di darat atau di laut yang masih dalam radius 0 sampai 7 mil, maka daerah penghasil seperti Sumenep, khususnya Kangean, berhak mendapatkan dana bagi hasil langsung. Tapi kalau pengeboran di atas 7 mil laut, dana bagi hasilnya masuk ke pusat,” jelas Asmuni

 

Ia menilai, pemerintah daerah bersama perusahaan migas perlu memperjuangkan agar pengembangan ke depan lebih menitikberatkan pada wilayah onshore. Langkah ini penting untuk memastikan manfaat ekonomi dari potensi sumber daya alam benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal.

“Kangean punya cadangan migas besar. Tinggal bagaimana pemerintah daerah bisa ikut dalam perencanaan agar kegiatan eksplorasi ke depan juga menyentuh wilayah daratan. Dengan begitu, efek ganda terhadap ekonomi masyarakat bisa lebih besar,” tambahnya.

Selain itu, Asmuni juga mendorong adanya transparansi dan sinergi antara pemerintah, perusahaan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), dan masyarakat setempat dalam setiap tahap pengelolaan migas. Hal ini, katanya, penting untuk menghindari kesalahpahaman dan menjaga stabilitas sosial di wilayah operasi migas.

 “Masyarakat Kangean tidak menolak pembangunan, tapi mereka ingin dilibatkan dan ingin hasilnya bisa kembali ke daerah. Itu yang harus jadi perhatian utama,” tutupnya.

Saat ini, pengembangan migas di Kangean masih berada pada tahap kajian dan survei lanjutan. Namun dengan semakin terbukanya peluang untuk eksplorasi di wilayah onshore, optimisme masyarakat terhadap manfaat langsung dari sektor migas di masa depan kian menguat.

*****

Tinggalkan Balasan