Sumenep Okaranews.id Puskesmas Bluto bergerak cepat dalam menyukseskan program Outbreak Response Immunization (ORI) Campak sebagai respons terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang tengah terjadi di Kabupaten Sumenep.
Langkah awal ini diawali dengan persiapan matang melalui microplanning yang melibatkan ketersediaan logistik, sumber daya manusia, dan lokasi strategis. Vaksin, alat suntik, pelarut, serta vaccine carrier telah disiapkan secara memadai. Tenaga kesehatan pun siap bertugas, didukung kader kesehatan dan berbagai pihak terkait.
Pada hari pertama pelaksanaan, tim Puskesmas Bluto bergerak di 39 titik pelayanan yang tersebar di 11 desa wilayah kerja. Dari kegiatan tersebut, tercatat 461 anak berhasil mendapatkan imunisasi campak tambahan. Secara keseluruhan, Puskesmas Bluto menyiapkan 191 pos pelayanan, baik di posyandu maupun sekolah mulai dari PAUD, TK, hingga SD.
“Program ORI Campak akan berlangsung serentak mulai 25 Agustus hingga 6 September. Setelah itu, akan dilakukan kegiatan sweeping untuk memastikan seluruh anak sasaran yang belum terimunisasi bisa mendapatkan perlindungan,” jelas dr.Rifmi Utami M.Kes Kepala Puskesmas Bluto.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari Forpimka, kepala desa, anggota DPRD, hingga tokoh masyarakat dan agama yang telah memberikan dukungan penuh. “Kolaborasi yang kuat ini menjadi kunci keberhasilan kita dalam menjaga kesehatan anak-anak Bluto. Mari kita sukseskan program ORI Campak demi generasi yang lebih sehat,” tegasnya.
*****





