Sumenep OkaraNews.id- SPPG Mathlabul Ulum Jambu kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak hanya memenuhi kebutuhan, tetapi juga menjunjung tinggi standar kualitas dan profesionalisme.
Dalam sebuah langkah strategis dan progresif, SPPG Mathlabul Ulum resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama dengan Chef Rully Cahyadi, Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Madura Raya, sosok profesional kuliner yang telah lama malang melintang di dunia tata boga nasional dan internasional.
Kerja sama ini menjadi gebrakan baru di Kabupaten Sumenep, bahkan dapat dikatakan sebagai yang pertama, karena SPPG Mathlabul Ulum berani melibatkan tenaga chef profesional secara langsung demi memastikan mutu sajian MBG yang benar-benar berkualitas, higienis, dan bergizi sesuai standar nasional.
Chef Rully akan berfokus pada pelatihan langsung di dapur SPPG, mulai dari tata cara pengolahan bahan pangan yang baik dan benar, manajemen dapur, standar kebersihan, hingga penyajian menu yang bernilai gizi tinggi tanpa menghilangkan cita rasa. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas masakan MBG, baik dari sisi kandungan gizi maupun profesionalitas pengelolaannya.
Kepala SPPG Yayasan Mathlabul Ulum Moh. Anwar Effendy menyampaikan rasa bangga dan bahagianya atas terwujudnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi energi baru bagi SPPG Mathlabul Ulum untuk terus berbenah dan berinovasi.
“Kami sangat optimis. Dengan pendampingan langsung dari Chef profesional, kami ingin memastikan bahwa MBG yang disajikan benar-benar layak, bergizi, dan berkualitas bagi para penerima manfaat. Ini bukan sekadar program, tapi bentuk tanggung jawab moral,” ujarnya.
Moch. Anwar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Yayasan Mathlabul Ulum, KH. Imam Khodri TF, yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dengan turun langsung menginisiasi kerja sama tersebut.
“Inisiatif dan dukungan penuh dari Ketua Yayasan menjadi kekuatan utama kami. Harapannya, SPPG Mathlabul Ulum ke depan semakin baik dan dapat menjadi rujukan SPPG lain, khususnya di Sumenep,” tambahnya.
Dengan langkah progresif ini, SPPG Mathlabul Ulum Jambu tidak hanya menjalankan program MBG sebagai rutinitas administratif, tetapi mengangkatnya ke level pelayanan bermutu, profesional, dan berorientasi pada kualitas gizi penerima manfaat.
Gebrakan ini sekaligus menegaskan posisi SPPG Mathlabul Ulum sebagai pelopor peningkatan standar MBG di Kabupaten Sumenep, menghadirkan harapan baru akan layanan pangan yang sehat, layak, dan bermartabat bagi masyarakat.
*****

