Media Kolaborasi Gelar Jumat Berkah, Wujudkan Peran Sosial Pers

Foto Holib Rahman Kaperwil Global Indo Saat Membagikan Jumat Berkah(Foto Asmuni Okaranews.id)

Sumenep okaranews.id – Kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah kembali menjadi perhatian publik setelah digelar secara kolaboratif oleh sejumlah media, di antaranya Portaljatim.net, Global Indo, RelasiPublik, Detikpos dan Okaranews.id serta angkatberita.

Program ini menjadi bukti bahwa peran media tidak berhenti pada fungsi informatif dan kontrol sosial semata, tetapi juga mampu hadir langsung di tengah masyarakat dengan membawa manfaat nyata. Melalui pembagian santunan, bantuan pangan, maupun kegiatan sosial lainnya, Jumat Berkah diharapkan dapat mempererat ikatan emosional antara pers dan publik yang dilayaninya.

Nung Daeng Pimred Global Indo Menegaskan bahwa  Jumat Berkah merupakan bentuk aktualisasi dari nilai-nilai humanisme dan spiritualitas yang sejalan dengan tradisi luhur bangsa.

Ia menekankan bahwa gotong royong, kepedulian terhadap sesama, serta semangat berbagi harus terus dirawat agar masyarakat tetap memiliki rasa kebersamaan. “Program ini tidak sekadar aksi seremonial, tetapi akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini mampu memberi dampak positif, baik secara langsung maupun tidak langsung, bagi mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, Nung Daeng juga menyoroti pentingnya media untuk keluar dari zona nyaman sebagai penyaji berita belaka. Dalam pandangannya, jurnalisme hari ini dituntut menghadirkan kontribusi sosial yang nyata agar semakin dipercaya masyarakat. Dengan demikian, kehadiran media tidak hanya sebatas sebagai penyampai informasi, melainkan juga agen perubahan yang menumbuhkan solidaritas dan menguatkan kesadaran kolektif.

Kolaborasi lintas media dalam kegiatan Jumat Berkah juga mencerminkan praktik komunikasi partisipatoris. Keterlibatan banyak pihak, mulai dari insan pers, tokoh masyarakat, hingga warga biasa, menunjukkan bahwa kerja sama lintas sektor mampu melahirkan sinergi yang lebih berdaya guna. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa kerja sosial akan lebih bermakna ketika dikerjakan bersama.

Program Jumat Berkah juga menjadi ruang pembelajaran penting bagi insan pers sendiri. Melalui kegiatan ini, para jurnalis tidak hanya diingatkan pada tanggung jawab moral profesi, tetapi juga pada nilai kemanusiaan yang menjadi inti dari jurnalisme. Ketika pers mampu menempatkan dirinya sebagai fasilitator kebajikan, legitimasi moral media di mata publik semakin kokoh, dan kepercayaan masyarakat pun dapat terjaga.

Dengan keberlanjutan program ini, diharapkan dunia pers dapat menunjukkan bahwa ia bukan bagian dari masalah, melainkan bagian dari solusi atas persoalan sosial bangsa. Jumat Berkah akhirnya bukan hanya sekadar nama kegiatan, tetapi simbol dari semangat baru jurnalisme yang humanis, transformatif, dan penuh kepedulian.

*****

Tinggalkan Balasan