Sumenep Okaranews.id – Sekelompok pemuda Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, yang menamakan diri Team Ginok, tengah menjadi sorotan publik berkat inisiatif mereka dalam mempromosikan desa melalui karya film pendek yang diunggah di platform YouTube. Lewat channel bernama Ginok Official, mereka menyatukan kekuatan dan kreativitas pemuda desa untuk menciptakan karya seni visual yang menggambarkan kehidupan, budaya, dan nilai lokal masyarakat Madura.
Channel ini dikoordinatori oleh seorang sutradara muda asal Batuputih, M. Rusly Al Farodis, yang juga menjabat sebagai Direktur Ginok Official. Di bawah kepemimpinannya, para anggota Team Ginok secara aktif terlibat dalam proses produksi film, mulai dari penulisan skenario, pengambilan gambar, hingga akting. Semua proses dilakukan secara gotong royong dan berbasis kekompakan antar pemuda desa.
Film-film pendek yang telah dirilis oleh channel ini menampilkan kisah-kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat desa, dengan sentuhan budaya lokal dan pesan moral yang kuat. Hingga kini, Ginok Official telah mengunggah beberapa karya yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat, serta dukungan penuh dari pihak pemerintah desa.
Ach. Shanhaji Kepala Desa Juruan Laok menyampaikan apresiasinya terhadap langkah yang ditempuh oleh Team Ginok. Ia menilai bahwa gerakan ini merupakan bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam memajukan dan mengenalkan desa mereka ke khalayak luas.
“Anak-anak muda ini telah menunjukkan bahwa kreativitas dan semangat kebersamaan bisa menjadi kekuatan besar dalam membangun citra desa. Kami bangga dan akan terus mendukung,” ujarnya Shanhaji.
Ketua Team Ginok, Ghazali, juga menyampaikan rasa bangganya atas apa yang telah mereka capai bersama.
“Kami sangat bangga bisa berkontribusi untuk desa tercinta. Melalui film pendek, kami ingin menunjukkan bahwa Juruan Laok punya potensi besar, dan para pemudanya punya semangat untuk berkarya secara positif,” ungkap Ghazali.
Sementara itu, M. Rusly Al Farodis, sebagai penggagas dan sutradara utama, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kepeduliannya terhadap potensi pemuda desa yang belum banyak tersentuh.
“Tujuan saya membangun channel ini tidak lain adalah untuk menjadikan pemuda-pemuda di Desa Juruan Laok menjadi pemuda yang kreatif, inovatif, berdaya saing, serta mampu menginspirasi desa-desa lain lewat karya nyata,” ucap Rodis.
Gerakan ini menjadi contoh inspiratif bagaimana kekuatan kolaborasi dan kreativitas pemuda desa dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan identitas lokal ke dunia luar. Dengan semangat dan komitmen yang terus terjaga, Team Ginok kini menjadi simbol perubahan positif dari Desa Juruan Laok, dan diharapkan dapat terus menghasilkan karya-karya yang membanggakan.
*****
