Kemenag Sumenep Perkuat Deteksi Dini Konflik Keagamaan Lewat Sosialisasi EWS

Foto Bersama Kepala Kemanag Sumenep H.Abdul Wasid Bersama Para Peserta Sosialisasi EWS (Doc.Abd. Mujib Humas Kemenag/Okaranews.id)

Sumenep Okaranews.id Dalam upaya memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik sosial berbasis keagamaan, Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan Sosialisasi Early Warning System (EWS) di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Se Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ini dilangsungkan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Sumenep dan dihadiri oleh 54 peserta, yang terdiri atas ketua dan sekretaris Tim Pencegahan Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan dari seluruh KUA se-Kabupaten Sumenep.

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, H. Abdul Wasid, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor dalam menjaga kerukunan umat beragama di daerah.

“Early Warning System bukan hanya alat deteksi, tetapi juga bagian dari komitmen kita bersama untuk menjaga stabilitas sosial dan memperkuat moderasi beragama,” ujar Abdul Wasid.

Beliau juga menekankan bahwa peran KUA sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan harus dilengkapi dengan kemampuan deteksi dan respons cepat terhadap potensi konflik di masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional dalam membangun sistem peringatan dini berbasis komunitas, yang menekankan pentingnya pelibatan langsung tokoh agama dan aparatur keagamaan dalam upaya pencegahan konflik.

Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan keterampilan teknis kepada para peserta dalam mengidentifikasi, melaporkan, serta menindaklanjuti potensi konflik keagamaan di wilayah kerja masing-masing.

*****

Tinggalkan Balasan