Sumenep, OkaraNews.id, — Dalam upaya membangun kesadaran dan aksi nyata pelestarian lingkungan, Yayasan Bawafie Green Earth yang berpusat di Desa Ellak Daya, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, terus bergerak aktif menjalankan program konservasi alam dan pelatihan Eco Farm. Namun, misi mulia ini kini menghadapi tantangan besar: keterbatasan dana operasional.
Yayasan yang lahir pada tahun 2022 ini dibentuk oleh sekelompok pemuda pecinta lingkungan dengan visi menjaga kelestarian bumi secara berkelanjutan. Salah satu anggotanya, Moh. Ridho Ilahi Robbi, menyampaikan bahwa Bawafie Green Earth telah menggagas berbagai program edukasi dan aksi lingkungan, mulai dari konservasi alam, pelatihan petani ramah lingkungan, hingga edukasi ekologi untuk pelajar dan mahasiswa.
“Kami ingin membentuk generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga peduli terhadap lingkungan hidup,” ujarnya.
Saat ini, yayasan yang memiliki lebih dari 100 anggota dari kalangan petani, pelajar, dan mahasiswa ini tengah fokus mengembangkan empat program utama:
- Pembangunan Bio Gas: Rp 50.000.000
- Pengembangan Pertanian Terpadu: Rp 25.000.000
- Pendirian Bank Sampah: Rp 75.000.000
- Pembelian Alat Panel Surya: Rp 50.000.000
Total kebutuhan dana mencapai Rp 200 juta. Dalam dua bulan terakhir, berbagai upaya telah dilakukan untuk menggalang donasi, termasuk dari kontribusi pribadi anggota. Namun jumlah tersebut belum mencukupi untuk keberlangsungan program.
Kondisi keuangan yang terbatas memaksa beberapa kegiatan konservasi dihentikan sementara. Padahal, inisiatif ini dinilai membawa dampak positif bagi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
“Kami mengajak para dermawan, orang-orang baik di luar sana, untuk turut serta menjadi bagian dari perubahan ini. Setiap bantuan akan sangat berarti untuk keberlangsungan lingkungan kita bersama,” tambah Ridho.
Bawafie Green Earth membuka pintu kerja sama dan donasi publik untuk mewujudkan keberlanjutan program. Semangat gotong royong dan cinta lingkungan menjadi energi utama untuk terus bergerak maju dari akar rumput di Sumenep, hingga harapannya bisa menjangkau wilayah yang lebih luas di masa depan.
Donasi dapat disalurkan di Platform Kita Bisa.
***


